Halaman

Tampilkan postingan dengan label Economy - Saham dan Valas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Economy - Saham dan Valas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Juni 2010

Bursa Asia Anjlok, IHSG Terkoreksi Tipis


Ilustrasi. Foto: Corbis

JAKARTA - Anjloknya bursa Asia mau tak mau membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) ikutan melemah pada sesi penutupan pertama ini setelah pada perdagangan pagi tercatat menguat tipis.

IHSG pun terpantau tak mampu mempertahankan penguatannya. Kendati demikian, pelemahan tipis ini juga disokong dari menguatnya beberapa sektor yang bergerak lincah walaupun tipis.

Sesi pertama perdagangan Rabu (9/6/2010), IHSG turun 8,54 poin atau 0,31 persen ke 2.771,44. Indeks LQ45 turun 2,61 poin ke 535,87, begitu juga Jakarta Islamic Index (JII) melemah 3,47 poin ke 438,6.

Nilai transaksi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp1,10 triliun dengan volume sebanyak 2,21 miliar lembar saham. Di mana sebanyak 77 saham menguat, 84 saham melemah, dan 73 saham stagnan.

Sementara itu, indeks Hang Seng anjlok 72,32 poin atau 0,37 persen ke 19.415,16, indeks Nikkei 225 melemah 144,45 poin atau 1,51 persen ke 9.393,49, serta indeks Straits Times turun tipis 5,02 poin atau 0,18 persen ke 2.741,59.

Saham di beberapa sektor terpantau bergerak mixed walaupun sektor tambang tampak melemah sebanyak 3,62 poin, begitu juga sektor pekebunan anjlok hingga 31,55 poin. Sementara sektor konsumsi menguat 2,91 poin, sektor keuangan menguat 0,72 poin, dan sektor properti menguat 0,20 poin.

Saham yang menguat (top gainer) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp350 ke Rp31.700, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp250 ke Rp34.450, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp150 ke Rp8.900, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp100 ke Rp18.000, dan PT Astra Autoparts Tbk (AUTO) naik Rp100 ke Rp13.000.

Sementara saham yang bergerak melemah (top losser) adalah PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp850 ke Rp20.150, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp450 ke Rp42.800, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp200 ke Rp7.750, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp100 ke Rp16.200.

Selasa, 19 Januari 2010

Saham Grup Astra Ikut Terguncang



JAKARTA - Pergerakan saham grup Astra diprediksi akan mengalami koreksi hari ini, pemicunya adalah kabar meninggalnya Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Michael D Ruslim pagi tadi. Tak ayal, sejumlah investor berbondong di pasar modal melakukan aksi ambil untung (profit taking) saham perusahaan kelas kakap ini.

"Pengaruhnya ada, tapi tidak terlalu besar. Secara fundamendal saham grup Astra sudah baik, jika terkoreksi menurut saya wajar dan akan dimanfaatkan oleh investor untuk profit taking," ujar research analis Bhakti Securities, saat berbincang di Jakarta, Rabu (20/1/2010).

Terpantau, hingga pukul 10.30 WIB, harga saham grup Astra cenderung merosot, seperti saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah Rp300 atau setara 0,83 persen ke posisi Rp35.950 per lembar. Selain itu, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) ikut terkoreksi Rp200 atau setara 1,07 persen menjadi Rp18.500 per lembarnya dan saham PT Astra Autopart Tbk (AUTO) bergerak stagnan di level Rp6.850. Sedangkan, saham PT Astra Agro Lestari Tbk (ASII) berhasil menguat Rp150 atau 0,61 persen menjadi Rp24.800 per lembarnya.

Dijelaskannya, sosok Michael dinilai telah meletakkan pondasi kepemimpinan yang kuat di Astra. Kondisi itu yang diperkirakan tidak membuat khawatir di sisi internal perusahaan untuk meneruskan kinerja yang sudah baik. "Pak Ruslim telah meninggalkan 'kaki-kaki' yang kuat di Astra. Jadi, untuk perusahaan sekelas Astra, kinerja tidak akan terganggu," ujarnya.

Menurut dia, selama kepemimpinan almarhum, sistem pengelolaan perusahaan di Astra telah berjalan baik. Hal itu juga ditunjukkan dengan pencapaian kinerja penjualan automotif yang cukup bagus. "Ini sisi positifnya, sistem yang sudah berjalan di Astra tidak akan berubah," ujarnya.

Dia meyakini, siapa pun pengganti almarhum nantinya, perusahaan sebesar Astra sudah pasti akan memutuskan dengan sangat hati-hati.